Adjustable-Rate Mortgage (ARM) adalah hutang pinjaman, misalnya KPR, yang memiliki bunga yang besarannya bisa diatur mencerminkan kondisi pasar.

Apa Itu Adjustable-Rate Mortgage (ARM)? ARM adalah?

 

Adjustable-Rate Mortgage (ARM) adalah hutang pinjaman, misalnya KPR, yang memiliki bunga yang besarannya bisa diatur mencerminkan kondisi pasar.

Dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Adjustable-Rate Mortgage (ARM) membuat utang KPR dapat berubah pada setiap interval waktu.

Perubahan dilakukan pada setiap memasuki periode baru dan dibuat berdasarkan indeks parameter tertentu dari pemberi kredit.

Dengan kata lain, besaran suku bunga yang harus Anda bayarkan dapat naik atau turun sepanjang waktu kredit.

Skema Adjustable-Rate Mortgage (ARM) bisa menjadi strategi dari bank pembiayaan untuk menggaet lebih banyak konsumen.

Cara Kerja Skema Adjustable-Rate Mortgage (ARM)

Dibandingkan skema lainnya, Adjustable-Rate Mortgage (ARM) memiliki aturan yang lebih rumit daripada pinjaman dengan suku bunga tetap.

3 Daftar Perumahan Syariah di Jakarta Timur yang banyak peminatnya di Tahun 2021

Kenanga Residence, Cibubur Jakarta Timur, Hunian Syariah Tanpa Bank, Tanpa Denda,Tanpa Sita, Tanpa BI Checking

Nah, biar Pins dapat lebih memahaminya lebih dalam, berikut ini fitur Adjustable-Rate Mortgage (ARM):

Suku Bunga dapat Berubah 

Suku bunga yang dapat diubah-ubah menjadi ciri khas Adjustable-Rate Mortgage (ARM).

Di Indonesia, hampir semua bank menawarkan KPR dengan bunga mengambang, dengan ketentuan bank memiliki hak melakukan perubahan suku bunga (Discretionary Adjusted Rate Mortgage) di mana debitur menanggung risiko maksimum jika terjadi kenaikan bunga.

Frekuensi Penyesuaian

Frekuensi Penyesuaian mengacu pada jumlah waktu antara penyesuaian suku bunga. Penyesuaian ini, umumnya, terjadi per enam bulan.

Tapi tak menutup kemungkinan kurang dari waktu tersebut, terlebih dalam masa-masa krisis.

Cap

Suku bunga Cap atau kadang disebut Capped, sebenarnya adalah suku bunga floating, yang dibatasi maksimumnya pada nilai tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Misal KPR dengan bunga cap 10%, selama 2 tahun; maka dalam 2 tahun tersebut, suku bunga bisa naik turun, tetapi tidak melebihi 10%.

Perbedaan Adjustable-Rate Mortgage (ARM) dengan Fixed Rate Mortgage (FRM)

Kebalikan dari Adjustable-Rate Mortgage (ARM), Fixed Rate Mortgage (FRM) adalah KPR dengan suku bunga tetap (flat) selama waktu kredit.

Konsekuensi kredit adalah Anda membayar cicilan pokok dan bunga setiap bulannya. Dengan memilih FRM, suku bunga yang Anda angsurkan konstan, tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga Bank Indonesia.

Meski namanya tetap, Ada bank-bank yang memberlakukan FRM selama jangka waktu kredit tertentu, tapi sebenarnya harga tetap tersebut lebih mahal.

Biasanya, bank yang memberikan hingga 3-5 tahun suku bunga tetap. Tapi setelah kurun waktu tersebut berakhir, Anda diminta membayar dengan floating-credit. Nah, pada fase inilah, angsuran yang harus Anda bayarkan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya—sesuai kebijakan bank.

Sumber : Pinhome

0 Komentar