Jalan tol akses BIJB Kertajati, kata Firdaus, terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 158+700. Jalur tersebut, memiliki panjang 3,7 kilometer dengan lebar lajur 3,6 meter.

Rumahjabodetabek.id – Pihak Astra Tol Cipali menyatakan pembangunan jalan tol akses Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, sudah rampung. Jalur bebas hambatan tersebut siap dioperasikan.

Presiden Direktur Astra Tol Cipali Firdaus Azis mengatakan pengoperasian tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat no 1514/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Akses BIJB.

Jalan tol akses BIJB Kertajati, kata Firdaus, terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 158+700. Jalur tersebut, memiliki panjang 3,7 kilometer dengan lebar lajur 3,6 meter. “Surat pengoperasian sudah kami dapatkan pada 6 Desember 2021.Dalam waktu dekat Jalan Tol Akses BIJB akan diresmikan dan beroperasi,” kata Firdaus melalui keterangan tertulis, Kamis (29/12/2021).

Baca Juga :

Miliki Kavling Premium di Dekat Kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka

Firdaus mengatakan, pembangunan jalur hambatan tersebut sudah selesai pada September 2021 dan sudah menjalani uji laik fungsi dan operasi pada Oktober.

Kehadiran, akses Tol BIJB Kertajati menjadi salah satu pembuka potensi perekonomian bagi masyarakat yang di Kabupaten Majalengka sekitar bandara. “Adanya jalan tol akses ini, dapat meningkatkan konektivitas dan pengembangan daerah Jawa Barat khususnya wilayah sekitar,” katanya.

Promo Akhir Tahun :

Kavling Kertajati, dekat BIJB Majalengka Hanya 2 Juta/m 

Berdasarkan informasi, pembangunan tol tersebut merupakan dukungan dari Astra Tol Cipali dalam pembangunan di wilayah Kawasan Metropolitan Rebana yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Firdaus mengatakan, akses BIJB Kertajati ini pun nantinya bakal terkoneksi dengan Jalan Tol Cisumdawu dan bakal memangkas waktu tempuh dari arah Bandung menuju Cirebon atau sebaliknya.

“Keberadaan tol ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan, namun juga menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, yakni sebagai konektiivitas pertumbuhan ekonomi jalur trans Jawa khususnya bagi lima wilayah Kabupaten yang dilalui Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon,” katanya.

Sumber : Bisnis.com

0 Komentar